Postingan

Hati nurani seorang pengajar

Kalau kita lihat dalam kamus besar Bahasa Indonesia didik, mendidik artinya memelihara dan memberikan latihan. Mendidik mengandung nilai mengalirkan ilmu kepada orang lain dan memelihara agar ilmu itu tetap bermanfaat bagi orang tersebut. Dilihat dari definisi kata saja kita bisa paham bahwa "mendidik" merupakan suatu proses yang panjang dan membutuhkan pribadi yang telaten dalam melaksanakannya. Karena peserta didik adalah individu-individu yang nantinya akan berperan dalam kehidupan pribadi dan sosialnya bahkan profesinya. Bahkan dalam sebuah lagu yang selalu diajarkan pada saya saat sekolah dulu yaitu guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, pelita dalam kegelapan, embun penyejuk dalam kehausan.  Dalam proses pendidikan tentunya tidak akan berjalan semulus yang kita bayangkan. banyak pihak yang berperan disana. Kita hanya melihat seorang guru datang ke kelas dan mengajar murid-muridnya, namun bukan proses dibalik semua tampilan itu. Kita jarang memperhatikan bahwa malam h...

Karena manusia itu bukan robot

Gambar
Ada yang sudah pernah belum baca arikel ini " karena kita semua pernah menggambar dua gunung dengan matahari dan sawah bagaimana sekolah membunuh bakat kreatif kita? ". Mungkin ada yang langsung terdiam atau bahkan marah dengan sistem pendidikan atau miris melihat kenyataan yang ada??? Saya juga termasuk orang yang terusik saat membaca artikel ini. Rasanya sangat tidak nyaman mengetahui fakta kelam pendidikan di Indonesia.  disadur dari: http://tiarajati99.blogspot.com/2012/07/ini-adalah-lukisa-carissa-tiara-murid.html sebagai salah satu bukti bahwa anak Indonesia itu bukan robot Saya akan mulai dengan beberapa nilai-nilai. Kreativitas , bakat, moral, perilaku terpuji tidak bisa disamakan dengan bongkahan lilin atau satu kotak lego yang bisa dibentuk sesuka hati oleh pembuatnya. Manusia sudah dianugerahi berbagai bakat, kreativitas, dan moral yang berbeda-beda. Memang benar ada guru yang kaku

Pilih jadi penggerutu atau pecinta???

Gambar
Pernahkah kita membaca lagi berulang-ulang kalimat yang akan diposting di media sosial? atau sekedar mengecek ulang komentar-komentar yang dilontarkan pada orang lain melaui media sosial? Bahagiakah kita setelah mempublikasikan sisi jelek orang lain di Media? Terkadang banyak sekali ide atau masalah yang menggelitik kita untuk berkomentar. Banyak cerita yang membuat kita terpicu untuk berpendapat. Nah, tempat yang paling aman dan memiliki jejaring yang luas yaitu sosial media. Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya, sosial media menganut azas kebebasan dalam berkomentar. Karena mungkin pada

Baca doank kok sebel ?

Pernah ngak sih merasa bosan, BETE atau jengkel saat membaca postingan orang lain di sosial media? Kok lama-lama kalau baca status di timeline bikin kesel ya? Ngak bisa apa orang ngomong langsung aja? Ngak usah ngomel-ngomel kali di sosial media, bosen tau bacanya. Dasar anak alay, status kok galau. Bla… Bla… Bla… Terkadang kita ikut terbawa merasakan emosi penulis postingan saat berselancar di sosial media. Namun sebelum kita bahas KENAPA? Mari kita teliti lagi "apa sih sosial media itu?". Pertama media adalah salah satu alat komunikasi yang sangat universal. Misalnya manusia menggunakan media bahasa untuk berkomunikasi dengan sesamanya, seorang pelukis dengan media kanvas untuk menyampaikan lukisannya atau wartawan dengan media tulisan menyampaikan berita atau isi pikirannya. Nah, sosial media merupakan media yang digunakan untuk

Apa kau mau jadi pemenang?

Gambar
Hidup itu bagai balap motor atau bisa juga lomba lari jarak jauh, yang cepat akan bersama yang cepat dan yang selow akan bersama yang selow,, Semuanya yang ada dalam kehidupan adalah pilihan.  Bagi yang cepat akan sampai duluan

Ekspresi Emosi

Emosi yang telah kita bahas sebelumnya memang menuntut seseorang untuk mengekspresikannya. Namun tentunya tidak semua orang mampu untuk mengekspresikan kemarahan atau kesedihannya. Bahkan ada yang kurang mampu mengungkapkan rasa bahagia yang ia rasakan. Banyak hal yang mempengaruhi seseorang dalam mengekspresikan emosi yang dirasakan.  Budaya merupakan salah satu hal yang mempengaruhi

Relaksasi Sederhana

Jika kita perhatikan anak-anak terutama bayi maka akan jelas bahwa mereka menggunakan pernafasan perut. Seiring pertambahan usia, manusia akan menemui banyak hal yang tentunya menimbulkan beban yang lebih berat daripada beban hidup diusia kanak-kanak. Hal ini yang menjadikan individu dewasa lebih sering

Stres pada Anak

Gambar
Liburan yang menyenangkan sudah mulai akan berakhir. Saatnya kembali ke sekolah, bertemu teman-teman, bertemu guru, bertemu dengan hafalan, dengan tugas, dengan ujian, dan lain sebagainya. Tentunya sulit untuk

Lapar Bikin Marah???

Saat puasa kita tidak makan dan minum selama lebih kurang 13 jam. Hal ini tentu membuat tubuh kekurangan zat-zat yang dibutuhkan dalam metabolisme. Salah satunya karbohidrat yang selama ini didapatkan pada makanan pokok kita. Selain itu kebiasaan mengkonsumsi makanan manis seperti coklat atau minuman manis tentu juga berkurang. Seperti kita tau karbohidrat dan

Walau Puasa Tetap Olahraga Donk

Gambar
Dalam bulan puasa banyak orang yang mengurangi bahkan menghentikan kegiatan olahraga. Pada bulan-bulan lainnya pun banyak orang yang tidak berolahraga dengan alasan tidak punya waktu banyak untuk berolahraga. Padahal ada pilihan olahraga yang bisa dilakukan dimana saja dan dalam waktu yang singkat. 10 langkah mudah untuk mengembalikan kesegaran dan

Autisme Bukan Penyakit Mental

Autisme bukanlah sebuah penyakit mental yang diderita anak. Autisme merupakan hambatan perkembangan yang terjadi akibat banyak faktor, faktor biologis atau fisik dan faktor psikologis. Autisme pada anak dapat dideteksi sejak anak berusia

Peka pada Perilaku Seksual Lingkungan Anak

Berhenti menganggap pendidikan seks sebagai hal yang tabu apalagi untuk diajarkan pada anak. Beberapa saat yang lalu saya memjumpai beberapa kasus pada anak yang bisa dikatakan sebagai pelecehan seksual oleh teman sebaya atau guru. Oleh karena itu sangat dituntut kecermatan orang tua dalam menanggapi perilaku anak. Kasus 1 "Anak bercerita saat di sekolah, temannya menusuk

Psikolog vs Paranormal

Banyak orang yang "enggan" berjumpa dengan psikolog ataupun ilmuan psikologi dengan alasan "ntar dia bisa baca isi pikiran kita" atau "eh, harus hati-hati nih ntar dibaca sama mereka". Sesungguhnya psikologi itu beda jauh dengan paranormal. Psikologi dari asal katanya terdiri dari psyche (jiwa) dan logos (ilmu pengetahuan). Oleh karena itu memang psikologi mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas mental manusia. Namun bukan berarti dengan belajar psikologi seseorang mampu menerawang

Strrreeeesssss!!!

Stres muncul saat diri tidak mampu lagi menyesuaikan diri dengan keadaan yang bertentangan dengan keinginan atau harapan seseorang. Oleh karena itu stres selalu dikaitkan dengan adanya stresor. Stresor merupakan semua hal yang memicu munculnya stres. Misalnya perubahan fisik, kelelahan, kurang tidur, menderita suatu penyakit, keadaan ekonomi, masalah keluarga, ataupun konflik dengan rekan. Kondisi stres yang tidak menyenangkan ini akan

Tak Usah Malu Ajarkan Seks Pada Anak

Kata 'seks' mempunyai arti yang luas. Tidak hanya berarti jenis kelamin namun juga segala hal yang berhubungan dengan aktivitas kelamin. Saat ini banyak penyimpangan seks yang terjadi dan memungkinkan sekali terjadi pada diri atau orang-orang yang kita sayangi. Oleh karena itu pendidikan seks saat ini mulai populer dibicarakan. Pendidikan seks sebaiknya dimulai sejak dini oleh orang tua. Karena orang tua merupakan

Psikopat

Akhir-akhir ini sering sekali kita mendengar mengenai kasus penganiayaan, pembunuhan, hingga mutilasi. Sejalan dengan banyaknya kasus-kasus seperti ini telinga kita juga menjadi akrab dengan berbagai tipe kepribadian manusia.  Kepribadian merupakan pola khas perilaku manusia dan pola khas cara ia berinteraksi dengan dunia luar atau dengan orang lain. Dalam ilmu psikologi sama halnya dengan tubuh kita kepribadian yang dimiiki juga bisa mengalami gangguan. Gangguan kepribadian terjadi apabila

Banyak warna Banyak rasa

Kata "emosi" identik dengan hal negatif seperti marah atau kesal. "tu orang bikin emosi"... "kalau gini aku jadi emosi"... Nah, begitulah penggunaan kata emosi yang sering ditemui selama ini. Sebenarnya apa sih emosi itu? Benarkah emosi itu berarti marah... Emosi berarti marah itu tidak sepenuhnya benar. Emosi layaknya satu wadah besar yang menampung sekian ragam rasa. Emosi sangat berhubungan dengan